• Sab. Mei 18th, 2024

Kasat Binmas Polresta Tangerang Menghadiri, Sosialisasi Raden Aria Wangsakara jadi pahlawan nasional

Punosekawan.com || Tangerang – pemerintah kabupaten tangerang mengadakan sosialisasi gelar pahlawan nasional ” Raden Aria Wangsakara ” di Gedung Serbaguna Pemkab Tangerang Tigaraksa, Senin (05/12/2022).

Raden Aria Wangsakara dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Joko Widodo, Rabu (10/11/2021).

 

Penganugerahan tersebut tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 109 TK/2021 tentang Penanugerahan Pahlawan Nasional.

 

Kasat Binmas Polresta Tangerang M.Supur, mengungkapkan ” penganugerahan ini adalah salah satu pencapaian membanggakan bagi Kabupaten Tangerang”.

 

Pasalnya, menurut M.Supur, Raden Aria Wangsakara merupakan tokoh besar dan berpengaruh di Kabupaten Tangerang.

 

Dikutip dari berbagai sumber, Raden Aria Wangsakara adalah seorang ulama, pejuang, dan pendiri Tangerang. Dalam sejumlah literatur yang bercerita tentang Babad Tangerang dan Babad Banten, Wangsakara merupakan keturunan Raja Sumedang Larang, Sultan Syarif Abdulrohman. Bersama dua kerabatnya, yakni Aria Santika dan Aria Yuda Negara, Wangsakara lari ke Tangerang karena tidak setuju dengan saudara kandungnya yang malah berpihak kepada VOC.

 

Pada tahun 1654, misalnya, dia dipercaya oleh Kesultanan Banten untuk menjadi juru runding dengan VOC.

 

Lalu, Aria Wangsakara juga dipercaya oleh Sultan Ageng Tirtayasa untuk memimpin jalannya perang melawan penjajah di Tangerang.

 

Keteguhan Aria Wangsakara menentang penjajah juga dicerminkan lewat sikap berbeda pandangan dengan Raden Rangga Gempol III yang menguasai Sumedang.

 

Perbedaan tersebut lantaran Raden Rangga Gempol III berpotensi bersekutu dengan penjajah saat itu.

 

Pada akhirnya Raden Gempol III pun berdamai karena melihat kekuatan besar pasukan Banten dengan salah satu dukungan dari utusan Aria Wangsakara.

 

“Kepiawaian dan keteguhan prinsip dari Raden Aria Wangsakara ini harus menjadi suri tauladan bagi kita semua,” tegas M.Supur.

 

 

( PS/ Sandy Purwanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *