• Jum. Jul 19th, 2024

Di Duga Telat Bayar Angsuran, Oknum DC Leasing Maki – Maki Pedagang   

 

Punosekawan.com – Kabupaten Tangerang || Seorang lansia berumur 50 tahun berinisial (S) Wanita, habis – habisan Di maki – maki oleh Oknum debt Collector leasing Permata. Di Hadapan halayak ramai tempat dimana diri nya berdagang Di halaman sekolah Negri Panongan, Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Senin, 28/11/2022

Menurut keterangan korban berinisial S, bermula permasalahan dari anak kandung nya berinisial AS Yang mengajukan pinjaman berupa jaminan Surat kendaraan dengan jangka waktu pembayaran selama enam Bulan.

 

Lanjut keterangan S kepada Media, dengan himpitan ekonomi Yang sedang melanda keluarga nya. Saudara AS (konsumen DC), Yang saat ini sedang menganggur belum mampu melunasi hutang piutang kepada pihak leasing.

 

AS Yang juga sedang berusaha membayar hutang kepada pihak leasing, sedang berupaya untuk mencari pekerjaan Yang lebih layak.

 

Namun, dengan keterlambatan dua Bulan itu pihak leasing yang Di wakil kan oleh Oknum Debt Collector berinisial B bersama rekan nya. Di duga tidak mau tau perihal himpitan ekonomi Yang Di hadapi oleh konsumen nya, alhasil Oknum Debt Collector bersama rekan nya pun habis – habisan mencaci maki lansia Yang juga ibu kandung AS pada saat penagihan Di tempat nya berdagang (halaman sekolah Negri Panongan).

 

Ditengah keramaian, debt collector tak peduli kepada siapa pun Yang memperhatikan mereka pada saat memaki lansia tersebut.

 

Dalam keterangan nya pihak korban menjelaskan kepada awak media,

” Saya habis – habisan Di omelin, marah – marah Di depan orang Banyak Pak. Sama orang itu (DC B bersama rekan nya) saya malu banget pak banyak yang merhatiin saya Di omelin sama dia ” jelas lansia tersebut.

 

Pihak keluarga tidak terima atas apa Yang Di perbuat oleh DC kepada keluarga nya, mereka akan melaporkan tindakan ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Polsek Panongan Dan Polresta Tangerang.

 

Di tempat terpisah, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon N. turut angkat bicara.

 

” Sangat di sayangkan, Ada nya debt collector yang masih saja seperti itu. Itu tindakan Yang tidak terpuji menurut kami (pihak kepolisian). korban pasti sangat malu jika perlakuan Oknum tersebut seperti itu ” ujar Kapolresta Tangerang.

 

perlu di ketahui bersama, perbuatan tersebut sudah termasuk Dalam perbuatan tidak menyenangkan. Yang tertuang Di Kitab Undang – Undang Hukum Pidana (KUHP) Di atur pasal terkait _perbuatan tidak menyenangkan_ yaitu Di pasal 310 ayat (1).

 

Contoh perbuatan tidak menyenangkan ;

– Memaki
– Menghina
– Mempermalukan Di depan umum.

 

(PS/Sandy Purwanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *