• Jum. Jul 19th, 2024

 

Punosekawan.com, LOMBOK TIMUR – Pada tahun 2023 mendatang, Kekosongan Kepala Daerah (Gubernur & Bupati) diberbagai daerah akan diisi oleh PLT/PJS selama masa kekosongan. Selasa (27/12/2022).

Lombok Timur khususnya sudah beberapa minggu terakhir banyak terdengar desas desus dukungan dari berbagai kalangan, baik ASN, aktivis, dll yang dimuat di berbagai media online lokal tersebar salah satu nama yang digadang gadang yaitu H.Juaini Taufik, M.AP yang sekarang ini tengah menjabat sebagai Kepala Daerah di Kaupaten Lombok Timur.

Bang Deni Ketua GMM Gerakan Bangkit Masyarakat dan Pemuda Lombok Timur ikut bersuara pada statmen dan analisanya mengatakan hal tersebut sangatlah tidak pers, mengingat tidak hanya satu orang pejabat asal Lombok Timur yang juga memungkinkan bisa menjadi PLT/PJS Bupati di Lombok Timur, masih banyak potensi lain juga yang dimiliki oleh Lombok Timur, NTB Umumnya.

Dengan mengangkat dan menyuarakan hanya satu nama, cenderung terlihat seperti sedang mengkampanyekan pigur tersebut, padahal kita ketahui bersama prodsedural dan langkah langkah yang menjadi proses kerja ataupun usulan usulan dalam menentukan srorang PLT/PJS Bupati.

Terlebih lagi masa masa yag akan datang berbagai kepentingan politik tentunya akan menjadi pertimbangan besar bagi para pemangku kepentingan di tahun 2023 (tahun depan).

Banyak kok potensi lain selain yang digadang gadang dan diberitakan tersebut, Misalnya saja Dr.Ashanul Halik (Kadissos) provinsi NTB, Dr.Ashari (Kepala BPSDM) Prov. NTB, dr.Jack (Dirut RSUD) Prov. NTB, Dr.Abdul Ghani (Kadis Pertanian ) Provinsi NTB, mereka Semua juga pejabat yang tidak kita ragukan potensi dan pengalaman pengalaman kerja pemerintahannya, baik dari menjalankan system burikrasinya, hubungan baik mereka dengan berbagai kalangan Masyarakat, antar sesama pemerintah juga hubungan ke Pusat sangat kita akui,” terang bang Deni.

Mengingat Kabuupaten Lombok Timur selama 4 tahun terakhir begitu banyak timbul masalah yang silih berganti dan diributkan oleh banyak kalangan hingga Demo(Aksi) Protes terhadap brberapa OPD yang dilakukan dari dan oleh berbagai Kalangan masyaratkat dilombok timur tidak henti hentinya atas kebijakan Kebijakan Yang dianggap kurang pro rakyat, dan hal tersebut terus terusan berulang ulang terjadi, ini menandakan bahwa birokrasi di Lombok Timur masih butuh pimpin yang lebih baik dan merakyat tanpa pilih pilih teman.

Atas dasar itu menurut Bang Deni alangkah lebih baik dan aman jika pemprov mengusulkan para Bakal calon yang memang memiliki pengalaman panjang dalam membangun serta bisa berpikir bijaksana, serta peduli terhadap berbagai kalangan masyarakat yag ada di 254 Desa/kelurahan di Lombok Timur, bukan hanya peduli untuk satu atau dua kecamatan saja, atau peduli terhadap segelintir orang daja seperti yang kita amati tahun tahun terakhir ini,” tutur bang Deni.

Sambung Bang Deni..”

Sekali lagi ia mengatakan, baiknya kita liat saja nanti siapa kiranya yang akan menduduki kursi PLT Bupati Lombok Timur, tanpa kita koar koar dan buamg buang suara juga sudah jelas bahwa proses dan aturan kerjanya sudah jelas jadi kita tunggu saja, intinya bang deni yakin bahwa Pemprov juga sangat tau dan memahami sikon dan tentunya akan ikut memikirkan masalah PLT Bupati ini , tutup bang Deni.

(PS/d4nd1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *