• Sel. Mei 21st, 2024

PMI Korban TPPO Oknum Sponsor Asal Lombok Timur Berhasil di Pulangkan YPPKTKID NTB

 

Punosekawan.com, LOMBOK TIMUR – Hari ini, seorang PMI warga asal Desa Labuhan Lombok salah satu korban sindikat TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) oleh oknum sponshor, yang berhasil di pulangkan oleh YPPKTKID NTB dari Negara Irak, Qurdistan pada Kamis (18/01/2023).

Ketua YPPKTKID Muhammad Hasan bersama Pendamping Hukum Farid,SH Cs, atas perjuangan yang dilakukan dalam proses pemulangan dengan bekerjasama dengan steckholder yang ada, semenjak diterimanya laporan dari pihak keluarga Korban sebulan lalu di Kantor YPPKTKID langsung mengatensi dan bergerak cepat melakukan pendampingan dan menelusuri permasalahan tersebut sampai si Korban Atas nama Harinipun Berhasil dan sukses dipulangkan.

Harini (Korban) TPPO pun terharu dan bahagia serta mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada pihak Yayasan YPPKTKID yang telah membantu dirinya bisa kembali pulang dan berjumpa dengan keluarganya.

Ia juga sempat menyampaikan beperapa kalimat pada wawancara yang dilakukan dengan wartawan, saya baru menyadari bahwa apa yang saya alami selama ini dengan memberanikan diri berangkat sebagai PMI yang ilegal (nonpormal) adalah sesuatu yang patal atau keliru, sehingga apa yang saya alami selama dari awal proses hingga hari ini akan saya jadikan sebuah pelajaran yang sangat berharga dan tidak akan saya ulang kembali,” tutur Harini (Korban).

Sambung Ketua YPPKTKID (Muhammad Hasan) ia menyampaikan pesan singkat kepada korban agar ikut serta membantu, menceritakan serta mensosialisasikan hal hal yang dialaminya kepada masyarakat luas, terutama keluarga dan orang orang sekitarnya agar jangan pernah telalu mudah dan cepat percaya ketika ada oknum sponshor yang tidak dikenal mengiming imingkan bekerja keluar negeri dengan gaji besar dan tempat kerja yang baik, namun akhirnya kena tipu.Untuk itu lanjut Hasan “Jika ingin atau berhajat menjadi Pekerja Migran Indonesia(PMI), berangkat dan berproseslah secara Resmi atau Ilegal,banyak kok perusahaan perusahaan yang baik, resmi dan berpengalaman yang bisa kita minta kerjasamanya untuk merekrutmen para CPMI CPMI yang ada di NTB ini,” terang Muhammad Hasan.

Terakhir, ucap hasan semoga hal demikian menjadi pembelajaran bersama dan jangan sampai banyak terulang atau hal hal yang sama kembali kita jumpai ditengah masyarakat kita, kasihan orang yang dengan niat tulus ingin mengais rizqi untuk menghidupi keluarga malah jadi korban oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, jadi kami dari Yayasan akan terus berupaya dan berusaha untuk selalu hadir mendampingi serta mengawasi hal hal seperti ini, bila perlu para oknum oknum sponsor seperti itu harus ditindak tegas APH agar menimbulkan efek jera bagi yang lainnya,”tutup Hasan.

RED/D34H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *