• Sel. Mei 21st, 2024

SBMI Lombok Utara Berhasil Perjuangkan Pengembalian Biaya Penempatan CPMI Gagal Berangkat

LOMBOK UTARA – NTB |Punosekawan.com – Serikat Buruh Migran Indonesia Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat (SBMI KLU) berhasil memperjuangkan pengembalian biaya penempatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang gagal diberangkatkan ke negara Taiwan.

 

Pengembalian biaya penempatan tersebut diserahkan oleh Pihak PT Putri Samawa Mandiri Ketua SBMI Lombok Utara bersama Pihak Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Naker Kabupaten Lombok Utara. Dan H Mudip. QH. SH Ketua SBMI Lombok Utara menyerahkan langsung kepada 11 orang CPMI , Selasa 7 Pebruari 2023

 

H. Mudip mengatakan, awalnya para CPMI tersebut dijanjikan oleh sponsor sebuah PT akan dikirim ke negara Taiwan. Namun, setelah 11 bulan lamanya menunggu, proses keberangkatan mereka tak kunjung ada titik terang.

 

“Para CPMI itu kemudian datang ke Kantor SBMI, tepatnya tanggal 11 Nopember 2022 lalu dan mengadukan semua permasalahannya dan pada hari ini semua masalah yang mereka adukan ke SBMI sudah ditangani dengan baik,” jelas H. Mudip

 

Lanjut H. Mudip menjelaskan, permasalahan ini telah dapat terselesaikan secara kekeluargaan. Selain mengembaikan uang biaya penempatan, pihak PT dan sponsor juga telah mengembalikan berkas-berkas dokumen para CPMI.

 

“Semoga ini menjadi bagian pembelajaran bagi para CPMI atau masyarakat kita yang ingin mencari peruntungan ke luar negeri. Masyarakat harus lebih berhati hati dalam menjalani proses perekrutan yang dilakukan oleh P3MI atau sponsor agar hal serupa tidak terulang kembali,” tutup Mudip

 

Sementara itu ketua SBMI NTB menghimbau kepada Masyarakat dengan Banyaknya PT harus bertanya ke disnaker kabupaten/kita atau ke BP2MI agar mengetahui mana PT yang memiliki job dengan Tidak agar tidak terjadi seperti yang di alami oleh saudar kita ini udah bernia mau cari kerja ke luar negeri dan keluarkan uang tau tau gagal .

 

Kami berharap kepada pihak BP2MI dan Disnaker dan Kemnaker RI untuk mengevaluasi PT yang jelas jelas telah merugikan calon PMI dan di tindak dan di cabut ijin nya.

 

( PS/Den.lombok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *