• Jum. Jul 19th, 2024

Somasi Terbuka Kapolri Intervensi Profesi Wartawan Republik Indonesia

 

Punosekawan.com, JAKARTA – Kami Wartawan Republik Indonesia tidak terima Kepolisian
Republik Indonesia melakukan Intervensi Wartawan Republik
Indonesia. Untuk itu Kami menuntut Kepala Kepolisian Republik
Indonesia menghukum Pelaku dan Atasan Pelaku yang melakukan
Intervensi Wartawan Republik Indonesia (Intel Polisi 14 tahun
menyusup menjadi Wartawan, di Jawa Tengah). (18/12/2022).

Dengan adanya intervensi Kepolisian Republik Indonesia kepada
Profesi Wartawan Republik Indonesia maka artinya :

1. Kepolisian Republik Indonesia mengintervensi Profesi
Wartawan Republik Indonesia

2. Kepolisian Republik Indonesia melecehkan Profesi Wartawan
Republik Indonesia

3. Pelaku dan atasan pelaku dapat mengadu domba Institusi
Kepolisian Republik Indonesia dengan institusi Wartawan
Republik Indonesia

4. Pelaku dan Atasan Pelaku menyebabkan hubungan tidak baik
antara Wartawan Republik Indonesia dengan Kepolisia Republik
Indonesia

5. Pelaku dan Atasan Pelaku membuat keresahaan di internal
Wartawan Republik Indonesia secara Nasional

6. Pelaku dan atasan pelaku membuat saling curiga dan saling
tuduh diinternal Wartawan Republik Indonesia

7. Pelaku dan atasan pelaku menciptakan devide at ampere di
internal Wartawan Republik Indonesia

8. Pelaku dan atasan pelaku merusak sistem persatuan dan
kesatuan Wartawan Republik Indonesia

Dengan Somasi terbuka ini, Kami Wartawan Republik Indonesia
meminta Kapolri menjatuhkan hukuman kepada Pelaku dan Atasan
Pelaku yaitu pencopotan pelaku dan atasanya dari Institusi Kepolisian
Republik Indonesia.

Hal ini untuk menjaga hubungan baik dan hubungan mitra kerjasama
antara Wartawan Republik Indonesia dengan Kepolisian Republik
Indonesia.

Dan memberikan pelajaran berharga agar dikemudian hari tidak
terjadi lagi kegiatan yang mengarah ke Adudomba antara Wartawan
Republik Indonesia dengan Kepolisian Republik Indonesia, yang merugikan
salah satu pihak, baik pihak Wartawan Republik Indonesia maupun
Kepolisian Republik Indonesia.

Institusi Wartawan Republik Indonesia memiliki Anggota hingga ratusan
ribu dengan yang telah mengikuti UKW sebanyak 23.000 Wartawan.
Jangan sampai Kami Wartawan Indonesia yang berbakti kepada Bangsa dan Indonesia dirusak oleh oknum kepolisian hanya berpangkat rendah IPTU Umbaran setara Kapolsek Polres Blora Jawa Tengah saja.

Padahal Kami juga bermitra dengan seluruh Kementrian Negara Republik Indonesia, Bermitra dengan Institusi TNI Republik Indonesia, Kami juga bermitra dengan DPR Republik Indonesia, Kami Juga bermitra dengan MPR Republik Indonesia dan Kami juga bermitra dengan Kepresidenan Republik Indonesia.

Demikian Somasi terbuka kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia
untuk segera melakukan tindakan yang diperlukan, untuk menjaga
hubungan baik antara institusi Wartawan Republik Indonesia dengan
Kepolisian Republik Indonesia.

(PS/NETTI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *