• Rab. Jul 24th, 2024

Tak Terima Perlakuan Atas Dirinya, Hendri Syahputra Alias Dedek Melaporkan 4 Orang Pria Ke Polresta Deliserdang

Punosekawan.com || Deliserdang – Bermaksud membagusi kabel wayar tiang listrik  Hendri Syahputra alias Dedek warga desa baru dusun 5 kecamatan Batang Kuis  menjadi korban pengeroyokan dan fitnah dituduh kibus PLN oleh pelaku

 

Tak terima  dikeroyok oleh 4 pria dewasa di warung kopi depan  perumahan  dusun 2 desa baru ,Hendri Syahputra (27) warga Dusun 5 Desa baru Kecamatan Batang Kuis melaporkan para pelaku  yang  mengeroyoknya ke SPKT POLRESTA DELI  pada Senin malam  (06/02/2022).

 

Awal cerita menurut  keterangan korban bahwa ianya diajak dan dijemput dari rumahnya  oleh seorang pria bernama Irwan (24) yang masih bersaudara sepupu dengan Korban ,untuk memperbaiki kabel wayar tiang listrik dilokasi perumahan dusun 2 parit 12 desa baru Kecamatan Batang Kuis.siang itu sekitar pukul  13.30 wib.siang itu.

 

Dimana dari keterangan korban dirinya saat itu sedang membetuli kabel wayar tonggak listrik  didatangi seorang pria yang dikenalnya bernama Ari lalu di piting lehernya  dan dibawa ke warung kopi depan perumahan tersebut.

 

” Awak sekitar jam 13.30 dijemput  si Irwan sepupu ku untuk  bagusin wajar kabel tonggak lampu diperumahan tempat dia kerja pak, jadi awak tak  tau tiba-tiba waktu aku sedang  membagusi wayar datang  si ari menarikku dari belakang sambil  memiting  leherku  dan membawaku ke kedai kopi depan perumahan itu pak ” Jelas Korban menceritakan kronologis pengeroyokannya.

 

Lanjut Korban kembali menjelaskan..

 

” Di warung  itulah aku dipukuli sama Joni ,ari dan Sadam dan temannya , Sadam yang berada di sebelah kanan ku dengan tiba-tiba memukul jidat kepala ku dengan kursi pelastik warna biru sampai berdarah kepala ku dan sadam memaksa aku  mengaku bahwa aku dituduh mengkibusi curi arus rumah joni ke PLN,lalu kutanyak mereka kenapa aku dipukuli Bg,, jawab joni ” kau kibusin listrik ku ke PLN ya,,aku jawab lagi ” aku aja baru pulang kerja masang listrik di Aceh mana ada urusanku  ama orang PLN Bg,, ” Papar Korban menceritakan perdebatan nya terhadap joni cs.

 

Korban akhirnya di usir pulang  dari lokasi pemukulan lalu Korban tak terima atas tindakan pengeroyokan yang dilakukan Joni dan rekan-rekannya kemudian atas arahan orang tua korban pun  membuat laporan pengaduannya ke SPKT POLRESTA DELI SERDANG  dengan nomor STTLP/ B /91/ II / 2023 / SPKT / POLRESTA DELI SERDANG/ POLDA SUMUT yang diterima KASPKT Ipda Ferry LM.

 

Kepada pihak kepolisian setelah melakukan  Visum ke rumah sakit ,Korban menjelaskan kronologis kejadian pengeroyokan yang dialaminya saat itu dan akibat pengeroyokan itu korban mengalami  Luka koyak pada kening / zidat kepalanya, Tulang rusaknya bengkak dan kepala pada berbenjolan karena dipukuli berulang kali oleh para pelaku.

 

” aku tak terima dikeroyok si Joni dan kawan-kawannya, makanya aku buat laporan pengaduan  ke Polresta Deli Serdang ama visum rumah sakit dengan harapan  ke empat pelaku pengeroyok aku itu segera ditangkap ,sebelumnya aku ucapkan terima kasih ama pak polisi yang sudah menerima laporan pengaduan ku ” Ucap korban mengakhiri keterangannya.

 

Orang tua korban yang  bernama Rahmat (51) biasa dipanggil  pak amat warung melinjo  merasa tidak senang  anaknya dikeroyok empat  orang  di warung kedai kopi dan memohon  kepada kepolisian Polresta Deli Serdang untuk  menangkap keempat pelaku pengeroyokan terhadap anaknya.

 

” Saya tak senang anakku di keroyok pak,sekarang kami uda buat laporan pengaduan ke polisi dan saya memohon kepada Bapak polisi supaya keempat pelaku diamankan demi hukum dan Keadilan karena kami uda jadi korban,kami juga  meminta awak media memberitakan kejadian pengeroyokan ini ” Jelas Pak Amat penuh harap kepada kepolisian dengan wajah sedih.

 

 

 

( PS/RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *